OPKIS 2025

OPKIS Pesantren Mahasiswa An Najah 2025: Bekal Spiritual dan Intelektual Santri Mahasiswa

AnnajahNews – Pesantren Mahasiswa (Pesma) An Najah sukses menyelenggarakan OPKIS (Orientasi Pesantren dan Kajian Islam Santri) tahun 2025 dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Wasathiyah Guna Mewujudkan Santri yang Berakhlaqul Karimah.” Kegiatan ini berlangsung sejak Kamis, 28 Agustus 2025 hingga Ahad, 07 September 2025, dan diikuti dengan penuh antusias oleh para santri baru.

Ketua Panitia, Manarul Anwar Hidayat, menjelaskan bahwa OPKIS bukan sekadar agenda pengenalan, tetapi juga pembinaan awal bagi santri mahasiswa agar siap mengintegrasikan nilai akademik, spiritual, dan akhlak.

“Kami berharap OPKIS menjadi bekal awal bagi santri dalam menapaki perjalanan panjang di Pesma An Najah, agar mampu berprestasi di kampus sekaligus menjaga akhlakul karimah,” ujarnya.

Pada sesi pembukaan, Pengasuh Pesma An Najah, K.H. Prof. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag., memberikan pengarahan penuh hikmah kepada santri baru. Beliau menekankan bahwa dalam menuntut ilmu, santri harus memilih guru dengan sanad keilmuan yang jelas agar ilmu yang didapat membawa keberkahan.

“Santri harus mantap dan yakin, bahwa keputusan untuk mondok di Pesma An Najah adalah pilihan yang tepat. Semua orang tua tentu berharap anak-anaknya berprestasi, dan prestasi yang paling utama adalah akhlakul karimah,” tutur Abah Roqib.

Tidak hanya itu, Abah Roqib juga membagikan perjalanan hidupnya sejak kecil kepada para santri. Beliau bercerita bagaimana perjuangan dalam belajar, berdisiplin, serta menjaga semangat meski dalam keterbatasan. Kisah itu disampaikan untuk memberi teladan nyata bahwa kesungguhan, keikhlasan, dan kesabaran adalah kunci meraih keberhasilan.

Sebagai wujud partisipasi santri, Raihan Nur Hidayat (Kang Santri 2025) dan Indri Lestari Putri (Mbak Santri 2025) menyampaikan prakata mewakili santri baru. Keduanya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih karena telah diberi kesempatan untuk memulai langkah awal tholabul ‘ilmi di Pesma An Najah. Mereka juga berkomitmen untuk belajar dengan sungguh-sungguh, meraih prestasi, dan menjaga akhlak mulia.

Kegiatan OPKIS resmi ditutup pada Ahad, 07 September 2025 oleh Ny. Hj. Noortri Y. Muthmainnah, S.Ag. Dalam penutupannya, beliau memberikan motivasi agar santri istiqamah menjaga integritas diri, menyeimbangkan antara ilmu, iman, dan amal, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat dan bangsa. Berprestasi di pesantren maupun di kampus.

Selama sepuluh hari, OPKIS menghadirkan rangkaian kegiatan yang kaya makna, mulai dari kajian keislaman, pengenalan tradisi pesantren, pembinaan organisasi, hingga praktik ibadah berjamaah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian acara, menjadikan OPKIS sebagai pengalaman berharga bagi santri baru.

Dengan terselenggaranya OPKIS 2025, Pesantren Mahasiswa An Najah berharap lahir generasi santri mahasiswa yang mampu mengaktualisasikan nilai-nilai wasathiyah dalam kehidupan sehari-hari, berprestasi di bidang kepesantrenan dan akademik, serta menjadi teladan dengan akhlakul karimah. (IS)

Pesma An Najah Purwokerto: Pesantren dengan Program Tahfidzul Qur’an dan Prestasi Progresif

AnnajahNews, Purwokerto – Pesantren Mahasiswa An Najah hadir sebagai Pesantren dengan program Tahfidzul Qur’an yang memadukan program hafalan Al-Qur’an dengan pembinaan prestasi mahasiswa. An Najah dirancang untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin muda berakhlak mulia.

Program Takhasus Tahfidz Qur’an di Pesantren Mahasiswa An Najah memiliki kategori yang fleksibel sesuai kemampuan santri:

  • Program Hafalan 1–30 Juz: Target penuh hafalan Al-Qur’an selama masa studi dengan metode talaqqi, muraja’ah, dan bimbingan intensif.
  • Program Hafalan 1–15 Juz: Fokus pada hafalan 15 juz dengan penguatan tahsin dan tajwid.
  • Program Hafalan Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan: Khusus untuk mahasiswa yang ingin menguatkan hafalan surat penting seperti Yasin, Ar-Rahman, Al-Waqi’ah, Al-Mulk, dan lainnya.

Selain program tahfidz, An Najah juga fokus membentuk santri berprestasi dengan program Prestasi Progresif melalui bimbingan akademik, lomba karya tulis, riset ilmiah, pelatihan public speaking, serta pengembangan kepemimpinan profetik (prophetic leadership). Santri juga dibekali dengan program kelas bahasa (Arab, Inggris, dan Jawa Kromo), pelatihan kepenulisan (LKTI, esai, jurnal ilmiah, dan karya sastra), program percepatan kuliah, serta keterampilan kreatif seperti desain grafis dan fotografi untuk mendukung daya saing di era digital.

“Pesantren Mahasiswa An Najah ingin menghadirkan generasi muda yang tidak hanya hafal Qur’an, tetapi juga unggul dalam prestasi. Dengan pembinaan terstruktur, santri mampu menyeimbangkan hafalan, studi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar K.H. Prof. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag., Pengasuh Pesantren Mahasiswa An Najah.

Dengan tagline “Muda, Qur’ani, Berprestasi”, An Najah menjadi ruang tumbuhnya hafidz-hafidz muda yang siap membawa cahaya Al-Qur’an di tengah tantangan zaman.

Tentang Pesantren Mahasiswa An Najah

Pesantren Mahasiswa An Najah adalah lembaga pendidikan berbasis pesantren khusus mahasiswa dengan fokus utama pada tahfidzul Qur’an (1–30 Juz), pengembangan prestasi akademik, dan pembentukan kepemimpinan profetik melalui berbagai Organisasi Santri Mahasiswa (OSMA). Sebagai nilai tambah, An Najah juga dikenal sebagai Pesantren Kepenulisan: Karya Ilmiah dan Sastra, memberikan wadah bagi santri untuk berkarya melalui literasi, riset, dan publikasi ilmiah.

Penerimaan Santri Baru Tahun Dirosah 2025/2026

Pesantren Mahasiswa An Najah membuka Penerimaan Santri Baru Tahun Dirosah 2025/2026. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui tautan berikut: https://linktr.ee/informasi_PSB_Annajah_25 atau datang langsung ke Kantor Pesma An Najah Purwokerto, Jl. Moh. Besar No. 10, Kutasari, Kec. Baturraden, Banyumas.

 

gema solawat

Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw., dan Milad Luthfunnajah, Pesma An Najah Gelar Gema Sholawat

AnnajahNews – 19 September 2024 — Pada malam Kamis yang lalu, Pesantren Mahasiswa (Pesma) An Najah berhasil menggelar acara Gema Sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad Luthfunnajah yang ke-10. Acara yang bertajuk “Menumbuhkan Jiwa Harmoni dalam Kiprah Maulid Nabi” ini dilaksanakan dengan meriah di Masjid Baitul Mu’min, dihadiri oleh ratusan santri, anggota masyarakat, dan penggemar seni hadrah.

Rangkaian acara dimulai dengan Mauidoh Hasanah oleh Pengasuh Pesma An Najah, dalam sambutannya, menekankan pentingnya acara ini sebagai momentum untuk merenungkan ajaran-ajaran Nabi dan menumbuhkan rasa cinta serta persatuan di antara umat. “Kami ingin menjadikan acara ini sebagai wadah untuk memperkuat ukhuwah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Mari kita tingkatkan cinta kita kepada Nabi dengan mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,”

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat yang dipimpin oleh santri, menggugah semangat dan kehangatan di antara para peserta. Suara merdu dan syahdu memenuhi masjid, menyatukan hati dan jiwa dalam mengagungkan nama Nabi. Peserta dari berbagai usia tampak antusias mengikuti rangkaian sholawat, yang menandakan betapa besarnya cinta mereka terhadap Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya itu, peserta juga diajak untuk berdoa bersama, memohon kepada Allah SWT agar masyarakat diberkahi dengan kedamaian dan keharmonisan. Suasana khidmat terasa saat setiap orang menutup mata, menyatukan harapan dan doa untuk masa depan yang lebih baik.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi santri dan warga untuk saling berkenalan dan berbagi pengalaman. Banyak peserta yang menyatakan rasa syukur bisa berpartisipasi dalam perayaan yang penuh makna ini. “Saya merasa sangat terinspirasi dan termotivasi setelah mengikuti acara ini. Semoga kita semua bisa mengamalkan ajaran Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu santri.

Sebagai penutup, acara Gema Sholawat ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama, mengharapkan agar semangat harmoni terus terjalin di antara seluruh peserta. Pesma An Najah berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa, sebagai bentuk cinta kepada Nabi dan upaya untuk menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dalam masyarakat.

Dengan kesuksesan acara ini, Pesma An Najah berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis, serta mengajak semua pihak untuk bersatu dalam misi mencintai dan mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW. Mari bersama-sama kita jaga dan perkuat ukhuwah di tengah masyarakat demi masa depan yang lebih baik! (Annisa Lutfiana)