ChatGPT Image Feb 4, 2026, 03_04_39 AM

ISTAFTI QOLBAK

Oleh: K.H. Prof. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag.

Orientasi dan rujukan kehidupan manusia itu pada hati nuraninya. Jika ada perbedaan antara pikir (otak) dan dzikir (hati) maka pilihlah hati karena hati nurani tidak pernah bohong. Jika ada perbedaan antar individu, kelompok, organisasi, bahkan negara (misalnya Amerika vs Iran) kemudian analisis disampaikan dan argumentasi digelar untuk menguatkan pandangannya sekali lagi mintalah fatwa pada hatimu (istafti qolbak).

Selama mata masih melihat dan telinga masih mendengar maka perbedaan akan selalu ada dan menyita perhatian publik, pada saat yang demikian kita fungsikan bashiroh, mata hati untuk memberikan jawab dan solusi.

Meski dunia kita hari ini –dan selamanya– belum “nyaman” dihuni karena manusia selalu dengan rakusnya ingin menguasai, tetaplah kita harus pandai bersyukur. Dengan syukur, dunia ini bisa menjadi ladang akhirat yang menentramkan dan membahagiakan.

Wallahu a’lam bisshowab

Open Admission (SPMB) SMP Sains An Najah Purwokerto
🌐 www.sampsainsannajah.sch.id

📞 Information & Registration: 0857-9988-3533

📲 Follow us on social media: Instagram & TikTok — @smpsainsannajahpurwokerto

#SMP_Sains_AnNajah
#AnNajahBoardingSchool
#IslamicEducation
#FutureLeaders

1_0T2daR7MghoZDoc2DzpD1g

Ekoteologi di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto

Oleh: K.H. Prof. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag.

Pesantren Mahasiswa (Pesma) An Najah sejak berdiri tahun 2010 lalu telah mengangkat tema dan pemikiran tentang ekoteologi berupa kontekstualisasi nilai teologis dalam kajian Aqidah Islamiyah juga kajian fiqh dan akhlak tasawuf baik saat ngaji kitab kuning dan kajian reflektif di beberapa momen yang diadakan oleh pesantren. Bukan saja kajian teoritis dalam halaqah di ruang ngaji atau kajian, ajaran ini juga diaplikasikan dalam kehidupan para santri. Teologi aplikatif yang akhir-akhir ini dipopulerkan dengan istilah ekoteologi terus diupayakan oleh Pesma untuk keberlangsungan kehidupan manusia bersama makhluk lain alam semesta ini.

Pada tanggal 29 – 31 Oktober 2025 dilaksanakan kegiatan  AICIS, Annual international Conference on Islam, Science, and Sosiety di UIII (Universitas Islam Internasional Indonesia) Depok dengan mengambil tema Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidiciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future. Kajian ekoteologi dalam konferensi ini sesuai dengan kegiatan pesantren yang selama ini telah dilaksanakan. Tradisi Pesma mendapatkan dukungan teori yang didiskusikan serius dalam program tahunan konferensi ini sekaligus menemukan momentumnya saat ini.

Ekoteologi merupakan kajian tentang hubungan antara keyakian agama dan lingkungan di mana pemeluk agama ini hidup. Terdapat keterkaitan erat antara teologi dan lingkungan yang dipahami secara integratif dalam satu kesatuan utuh kemudian bagaimana teologi seseorang ini berdaya untuk memahami lingkungan, menemukan fungsi dan manfaatnya kemudian berpengaruh dalam sikap dan perilaku positifnya terhadap lingkungan bukan sajadi sisni dan saat ini tetapi di alam semesta untuk keberlangsungan hidup sepanjang masa.

Manusia secara teologis diciptakan oleh Allah untuk menyembah dan mengabdi kepada Allah di alam dan bersama makhluk ciptaan Allah lainnya yang dalam kebersamaannya itu manusia menjaga agar antar makhluk ini terjalin hubungan mesra, istimewa, dan mutualistik. Tugas dalam harmonitas sesama alam ciptaan Allah ini menjadi tanggungjawabnya di hadapan Penciptanya. Sikap merendahkan alam sekecil apapun dia sama artinya dengan merendahkan Penciptanya untuk itu alam harus diposisikan terhormat di mata hatinya dan harus dijaga kelestariaanya. Substainebel alam, bukan saja makhluk hidup tetapi semua ciptaan-Nya, harus mendapatkan tempat dan fungsi edukatif untuk menjadi media meraih keridloan Allah padanya.

Harmonitas ini terkoneksi dalam ikatan moralitas teologis sehingga semakin kuat keagamaan seseorang akan semakin erat hubungan mesranya dengan makhluk lain dan memberikan apresiasi tinggi bahwa semua ciptaan pasti banyak memberikan manfaat dalam bentuknya yang ragam baik itu sudah dapat dipahami oleh manusia maupun yang masih misterius, mahjub atau tertutup. Dalam posisi yang masih merterius ini menjadi kewajiban manusia untuk membukanya dalam kecanggihan ilmu dan teknologi. Ilmu dan teknologi telah membuka rahasia alam yang selama ini menjadi misteri dan selanjutnya mengantarkan pada pemahaman keagungan Tuhan Yang Menciptakannya.

Kembali ke pesantren An Najah yang terus berusaha melakukan aplikasi ekoteologi ini, di antaranya berupa pembuatan biopori secara sederhana yaitu membuat lobang-lobang di beberapa titik baik dengan media galon cat yang ditanam dan sekitarnya diberi puing-puing terlebih dahulu sebelum diurug dengan tanah. Saat hujan, air dialirkan ke dalamnya melalui lobang tutupnya atau di sela-sela puing yang menutupinya. Pesma juga membuat semacam sepitang untuk menyimpan air hujan yang dindingnya dibuat lobang-lobang sehingga air di dalamnya dapat meresap perlahan ke pori-pori tanah sekitarnya. Fakta selama ini membuktikan bahwa dengan teknik sederhana ini air hujan yang deras sekalipun dapat tertampung.  Melalui media biopori ini bisa menjadi cadangan air di musim kemarau dan menahan banjir di musim hujan.

Selain itu ekoteologi berupa cinta alam dengan mejaga kebersihannya yang dilakukan oleh santri yang dipandu oleh pengasuh setiap hari dan utamanya di hari libur secara massal dilakukan kegiatan Ro’an (sebutan dari kata Arab mubarokan, yang dalam lidah Jawa kemudian disingkat dengan istilah Ro’an). Dalam ro’an ini para santri membersihkan kamar, asrama atau komplek, jalan sekitar, juga kali atau sungai di sekitar pesantren. Upaya ini diperkuat penanaman pohon atau taman bunga di lahan atau kebun yang dimiliki (pengasuh) pesantren. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaga agar bumi ini tetap hijau dan nyaman dihuni oleh manusia Bersama makhluk lainnya.

Demikian sebagian teknik sederhana model Pesantren An Najah yang merupakan aplikasi ekoteologi dalam pengembangan lingkungan berkelanjutan, konservasi alam, dan bentuk kesadaran lingkungan berdimensi religius yang mendasar dan kokoh. Tradisi ini terus diwariskan dan didesiminasi dalam kehidupan santri yang turun temurun sehingga menjadi subkultur bagi santri di manapun dan kapanpun mereka hidup.

Depok, 30 Oktober 2025

aiss posss

Silaturahmi dan Kolaborasi Pendidikan: SMP Sains An Najah Purwokerto Kunjungi Aqabah International School (AIS) Jombang

AnnajahNews — Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperluas wawasan pengembangan lembaga pendidikan Islam modern, SMP Sains An Najah Purwokerto melakukan kunjungan edukatif ke Aqabah International School (AIS) Jombang) (26/04).

Kunjungan ini dipimpin oleh Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., Pengasuh Pesantren Mahasiswa (Pesma) An Najah Purwokerto sekaligus pendiri SMP Sains An Najah Purwokerto, lembaga pendidikan formal yang dikembangkan sebagai bagian dari visi Pesma An Najah untuk membangun generasi berilmu, berakhlak, dan berwawasan global.

Rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Utama AIS, K.H. Ahmad Junaidi Hidayat, S.H., dan Direktur AIS, Masrur, di lingkungan pesantren yang memadukan nilai tradisi salafus shalih dengan semangat modernitas global.

Pertemuan ini menjadi wadah saling berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren. Aqabah International School dikenal memiliki visi kuat sebagai “School of Life, Global Vision, Spirit and Tradition”, dengan pendekatan pendidikan yang menyeimbangkan pesantren studies, STEAM dan social studies, serta global exposure.

Dalam sesi dialog, Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi pendidikan di AIS:

“Pertemuan ini mempertemukan dua semangat besar: membangun generasi beriman, berilmu, dan berdaya saing global tanpa kehilangan akar tradisi pesantren. Dari sini, pendidikan Islam dapat terus bertransformasi menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Selain berdiskusi tentang strategi manajemen, kurikulum, dan penguatan SDM guru, kedua lembaga juga menjajaki peluang kolaborasi dalam program penguatan kepemimpinan, riset pendidikan, dan pengembangan jejaring antar pesantren modern.

Kunjungan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama di lingkungan Aqabah International School, menandai langkah sinergis dua lembaga pendidikan Islam progresif yang berkomitmen mencetak generasi unggul berkarakter, berilmu, dan berwawasan global.

 

📍 SMP Sains An Najah Purwokerto
Sekolah berbasis boarding school yang mengintegrasikan sains, iman, dan akhlak, serta menjadi bagian dari pengembangan pendidikan formal Pesantren Mahasiswa (Pesma) An Najah Purwokerto.

Open Admission (SPMB)

📞 Info & Registration:  0851-8900-0857
🌐 Website: smpsainsannajah.sch.id | pesmaannajah.com
📲 IG & TikTok: @smpsainsannajahpurwokerto

Biru dan Oren Poster Geometris Modern Penerimaan Peserta Didik Baru (Instagram Post (45)) (1)

Resmi! Telah Dibuka Pendaftaran Murid Baru SMP Sains An Najah Purwokerto: An Najah Islamic Boarding School Tahun Ajaran 2026/2027

AnnajahNews SMP Sains An Najah Purwokerto resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Sekolah ini merupakan pengembangan lembaga pendidikan formal dari Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto, yang telah lama berkiprah dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis pesantren.

Pendirian SMP Sains An Najah Purwokerto merupakan bagian dari komitmen pesantren dalam melahirkan generasi Islam yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan akar spiritual serta budaya luhur bangsa. Dengan sistem boarding school (pesantren), sekolah ini mengintegrasikan pembelajaran formal dan pembinaan keagamaan secara terpadu. Para siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga nyantri dan tinggal di lingkungan pesantren, sehingga pendidikan karakter, spiritualitas, dan kedisiplinan tertanam secara utuh.

K.H. Prof. Dr. Mohammad Roqib, M.Ag., selaku Pengasuh Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto sekaligus Pendiri SMP Sains An Najah Purwokerto, menegaskan

“SMP Sains An Najah Purwokerto didesain sebagai sekolah yang terintegrasi dengan pola pendidikan berbasis pesantren (boarding school). Kami berkomitmen menjadikan pesantren sebagai laboratorium kehidupan global, tempat tumbuhnya generasi berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai kenabian.”

Segera daftarkan putra-putri terbaik Anda untuk menjadi bagian dari keluarga besar SMP Sains An Najah Purwokerto (An Najah Islamic Boarding School) — tempat tumbuhnya pemimpin muda Qur’ani, cerdas, dan berkarakter.


🌟 Program Unggulan SMP Sains An Najah Purwokerto

1️⃣ Tahfidzul Qur’an — Pembinaan intensif hafalan Al-Qur’an dengan metode tahsin-tahfidz yang terukur dan berkelanjutan.
2️⃣ Sains dan Teknologi — Penguatan literasi sains dan keterampilan teknologi digital untuk menyiapkan generasi unggul era 5.0.
3️⃣ Pengembangan Bahasa Arab dan Inggris — Program bilingual agar siswa mampu berkomunikasi global dengan dasar keislaman yang kuat.
4️⃣ Prophetic Leadership — Pembinaan kepemimpinan terpadu yang membentuk siswa berilmu, beriman, dan berakhlak mulia berdasarkan nilai-nilai kenabian Nabi Muhammad SAW.

📅 Periode Pendaftaran:

  • Gelombang I: 1 Oktober – 31 Desember 2025

  • Gelombang II: 2 Januari – 31 Mei 2026

📍 Lokasi:
Jl. Baturraden B, Kutasari, Kec. Baturraden, Kab. Banyumas, Prov. Jawa Tengah | Jl. Moh. Besar No. 10, Kec. Baturraden, Kab. Banyumas, Prof. Jawa Tengah.

🌐 Informasi & Pendaftaran:
📲 WhatsApp: 0851-8900-0857 (Admin 1) | 0882-1487-4023 (Admin 2)
📧 Email: smpsainsannajahpurwokerto@gmail.com
💻 Online: bit.ly/SPMB-SMP-Sains-Annajah | www.smpsainsannajah.sch.id

bit.ly/SPMB-SMP-Sains-Annajah
bit.ly/SPMB-SMP-Sains-Annajah

🏫 Offline: Kantor SMP Sains An Najah Purwokerto

🔗 Media Sosial Resmi:
🌍 Website: www.pesmaannajah.com | www.smpsainsannajah.sch.id
📘 Facebook: SMP Sains An Najah Purwokerto
📸 Instagram: @smpsainsannajahpurwokerto

“Berakhlak Mulia, Meraih Prestasi”


#SPMBSMPSainsAnNajah
#AnNajahIslamicBoardingSchool
#BoardingSchoolPurwokerto
#BerakhlakMuliaMeraihPrestasi