IMG-20260516-WA0082

FKUB Banyumas Gandeng Mantan Menag RI-Lukman Hakim Saifuddin Gowes Kerukunan 

Purwokerto – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Gowes Kerukunan bertajuk “Menyalakan Harapan, Menyemai Perdamaian”, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Ketua FKUB Banyumas, Prof. Dr. K.H. Moh. Roqib, M.Ag., bersama pengurus, berlangsung meriah dan penuh nuansa persaudaraan lintas agama.

Kegiatan gowes diikuti oleh Mantan Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014–2019, Dr. (H.C.) K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A., bersama keluarga besar FKUB Banyumas, Forkopimda Banyumas, Polresta Banyumas, Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, tokoh lintas agama, Generasi Muda FKUB Banyumas, FORSA Banyumas, Wanita Lintas Iman Banyumas, pelajar SMA/SMK/MAN di Purwokerto, serta masyarakat umum.

Sebelum pelepasan peserta gowes, Dr. (H.C.) K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A. menyampaikan apresiasi kepada FKUB Banyumas yang dinilainya konsisten menghadirkan ruang-ruang perjumpaan lintas iman yang menyejukkan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata moderasi beragama yang tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui kebersamaan dan persaudaraan.

(Mantan Menag RI – Dr. (H.C), K.H. Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan sambutan sekaligus memimpin start gowes)

 

“Saya mengapresiasi FKUB Banyumas yang terus merawat kerukunan melalui kegiatan kreatif dan membahagiakan seperti ini. Gowes Kerukunan menjadi simbol bahwa keberagaman dapat dirawat dalam suasana persaudaraan dan kegembiraan,” ujarnya.

Prof. Dr. K.H. Moh. Roqib, M.Ag yang juga sebagai Pengasuh Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gowes Kerukunan merupakan agenda rutin FKUB Banyumas dalam memperkuat moderasi beragama, membangun budaya damai, dan mempererat persaudaraan lintas iman di Banyumas.

Menurutnya, kerukunan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan melalui perjumpaan, dialog, dan kebersamaan lintas iman dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut juga tercermin dalam jargon khas FKUB Banyumas:

“Beda Ning Rukun. Beda itu biasa, rukun itu luar biasa.”

Menurut Ketua Panitia Kegiatan FA. Agus Wahyudi, tema Gowes kali ini ialah “Menyalakan Harapan, Menyemai Perdamaian”. Tema tersebut merupakan ajakan bersama untuk terus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Banyumas.

Rute Gowes Kerukunan dimulai dari Pendopo Sipanji Purwokerto, kemudian menuju GKI Purwokerto, Masjid Jami Mangunjaya Purwokerto, dilanjutkan dengan aksi pembagian bunga mawar kepada masyarakat di kawasan GOR Satria Purwokerto. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Vihara Buddha Dipa Purwokerto, Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, dan berakhir di Gereja Katedral Purwokerto.

(Ketua FKUB Banyumas bersama Lukman Hakim Saifuddin serta rombongan saat berkunjung ke GKI Purwokerto)

Kegiatan gowes ini sekaligus menjadi sarana edukasi lintas agama, khususnya bagi para pelajar SMA/SMK/MAN di Purwokerto yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta diajak mengenal rumah-rumah ibadah lintas agama secara langsung sebagai bentuk pembelajaran moderasi beragama dan penguatan nilai toleransi.

Di setiap rumah ibadah yang dikunjungi, peserta mendapatkan sambutan hangat dari tokoh agama dan pengurus tempat ibadah sebagai simbol persaudaraan dan semangat kebhinekaan. Para pelajar juga diberi kesempatan untuk bertanya serta membuka ruang dialog dengan tokoh agama setempat. Melalui dialog tersebut, peserta dapat memahami nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kehidupan beragama dari perspektif yang lebih luas.

(Rombongan Gowes saat tiba di Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua FKUB Banyumas, Prof. Dr. K.H. Moh. Roqib, M.Ag., menyerahkan bunga mawar kepada para tokoh agama sebagai simbol kasih, persahabatan, dan perdamaian lintas umat beragama.

Suasana semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize menarik kepada peserta gowes. Hadiah utama berupa televisi, mesin cuci, air fryer, kompor, serta tiga unit sepeda menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Salah satu sepeda merupakan hadiah spesial dari Bupati Banyumas, sementara hadiah lainnya berasal dari dukungan para sponsor dan mitra kegiatan.

(Salah satu peserta Gowes dari elemen pelajar mendapatkan doorprize 1 unit sepeda, spesial dari Bupati Banyumas, diserahkan oleh Prof. Dr. K.H. Supani, M.Ag.)

Kegiatan Gowes Kerukunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan antarumat beragama di Kabupaten Banyumas. Melalui olahraga, silaturahmi, kunjungan ke rumah-rumah ibadah, dan ruang dialog lintas iman, FKUB Banyumas menunjukkan bahwa kerukunan dapat tumbuh melalui langkah-langkah sederhana yang penuh makna.

Di akhir kegiatan, Prof. Dr. K.H. Moh. Roqib, M.Ag., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gowes Kerukunan, di antaranya Pemerintah Kabupaten Banyumas, Kapolresta Banyumas, Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Forkopimda Banyumas, tokoh agama lintas iman, para sponsor, serta seluruh relawan dan masyarakat yang turut berpartisipasi.

Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, Gowes Kerukunan diharapkan terus menjadi agenda inspiratif dalam merawat toleransi, memperkuat moderasi beragama, serta menyalakan harapan perdamaian di tengah masyarakat Banyumas yang majemuk. (IS)

 

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *