2025-05-28 (1)

Mantan Menag RI – Dr. (H.C), K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A., Apresiasi Berdirinya SMP Sains An Najah Purwokerto

AnNajah News – Suasana hangat terasa di Pesantren An Najah Purwokerto saat Menteri Agama RI periode 2014-2019, Dr. (H.C), K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A., bersama sejumlah mantan rektor PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia hadir dalam agenda silaturahim, Sabtu (16/5).

Namun, di balik ramah tamah dengan sajian mendoan khas Banyumas dan soto Lamongan, ada satu hal yang mencuri perhatian para tamu. Hal itu adalah hadirnya SMP Sains An Najah Purwokerto, sekolah baru yang sedang dipersiapkan untuk menjawab tantangan pendidikan generasi masa depan.

Pengasuh Pesma An Najah Purwokerto, Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., menjelaskan bahwa SMP Sains An Najah akan mulai membuka pembelajaran pada Juli 2026 mendatang. Meski baru dibuka, SMP Sains An Najah Purwokerto mulai mendapat perhatian masyarakat. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sebanyak 34 calon siswa telah mendaftar.

“Kami masih membuka penerimaan murid baru sesuai kuota dua kelas yang telah ditetapkan,” ujar Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., di hadapan para tamu undangan.

Menjawab Tantangan Zaman

Menurut Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag.,  SMP Sains An Najah hadir bukan sekadar menjadi sekolah biasa. Sekolah ini dirancang untuk menggabungkan kekuatan moral, penguasaan Al-Qur’an, dan kemampuan sains teknologi dalam satu sistem pendidikan.

Ia menilai tantangan generasi muda saat ini bukan hanya soal akademik, tetapi juga karakter dan akhlak.

“Anak-anak hari ini harus memiliki moralitas yang kuat, memahami Al-Qur’an dengan baik, sekaligus mampu menguasai sains dan teknologi,” jelasnya.

Konsep itu juga diperkuat dengan lingkungan pesantren yang sudah lebih dulu berkembang di Pesma An Najah. Saat ini, pesantren tersebut memiliki 11 komplek asrama yang tersebar di empat RT dan menyatu dengan kehidupan masyarakat sekitar.

Beberapa program unggulan yang selama ini berjalan di antaranya tahfidz Al-Qur’an dan pengembangan bahasa Arab, Jawa Krama Inggil, serta bahasa Inggris melalui program AARJEC.

Dapat Dukungan Tokoh Nasional dan para Akademisi

Kehadiran SMP Sains An Najah ternyata mendapat perhatian positif dari para Akademisi Perguruan Tinggi Islam yang hadir dalam silaturahim tersebut.

Dr. (H.C), K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A., menyampaikan apresiasi atas semangat Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

Dalam suasana santai, ia bahkan menyoroti luasnya pergaulan lintas agama yang dimiliki Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag. Diketahui bahwa selain menjadi Pengasuh Pesantren An Najah, ia juga sebagai Ketua FKUB Banyumas. Sebelum agenda silaturahim berlangsung, pada pagi harinya Dr. (H.C.) K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A., juga turut hadir dalam kegiatan Gowes Kerukunan yang diselenggarakan FKUB Banyumas.

“Biasanya teman-teman kami itu Ahmad atau Fauzi. Tapi Pak Roqib ini temannya ada Yohanes, Yosua, dan lainnya. Saya sangat mengapresiasi persahabatan lintas iman seperti ini,” katanya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa lingkungan pendidikan di An Najah tidak hanya berbicara soal kecerdasan akademik, tetapi juga semangat toleransi dan hidup berdampingan di tengah masyarakat yang beragam.

Dari Mendoan hingga Pendidikan Masa Depan

Silaturahim yang berlangsung sederhana itu terasa begitu hangat. Para tamu menikmati hidangan khas Banyumas sambil berbincang tentang masa depan pendidikan Islam Indonesia.

(Dr. (H.C) K.H. Lukman Hakim Saifuddin berfoto bersama para Mantan Rektor PTKIN di Pesantren An Najah Purwokerto)

Beberapa Mantan Rektor PTKIN yang hadir antara lain Prof. Dr. H. Mudhofir (Surakarta), Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar (Padang Sidempuan), Prof. Dr. Masdar Hilmi (Surabaya), Prof. Dr. H. Mukri (Lampung), Prof. Dr. H. Mudzakir (Kudus), Prof. Dr. Hj. Amani Lubis (Jakarta), Prof. Dr. Ilyasin (Samarinda), Prof. Dr. Hj. Nurjanah (UIN Metro),, hingga Rektor UIN Saizu Prof. Dr. H. Ridwan beserta istri.

Di akhir acara, Prof. Dr. H. Mukri yang juga Ketua PBNU menyampaikan doa dan harapan agar Pesantren  dan SMP Sains An Najah Purwokerto dapat terus berkembang dan membawa manfaat luas bagi umat dan masyarakat. Doa penutup kemudian dipimpin oleh Prof. Dr. Mudzakir dari UIN Kudus. (Irkham Auladi)

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *