AnNajahNews – Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014–2019, Dr. (H.C.) K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A., bersama sejumlah mantan Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari berbagai daerah melakukan kunjungan silaturahmi ke Pesantren An Najah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026). Kunjungan tersebut didampingi oleh Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag.
Pengasuh Pesantren An Najah Purwokerto, Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., yang juga pernah menjabat sebagai Rektor IAIN Purwokerto (2019–2021), Rektor UIN Saizu Purwokerto (2021–2024), Ketua FKUB Banyumas, serta Wakil Ketua A’wan Syuriah PWNU Jawa Tengah, menyambut hangat kedatangan para tamu dengan jamuan khas Banyumas berupa mendoan dan soto Lamongan yang disiapkan oleh para santri.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., memaparkan berbagai perkembangan pesantren yang diasuhnya. Pesantren An Najah kini telah memiliki 11 asrama atau komplek, termasuk komplek takhassus tahfidz Al-Qur’an serta pengembangan bahasa Arab, Jawa Krama Inggil, dan bahasa Inggris melalui program AARJEC (An Najah Arabic, Javanese, and English Community). Seluruh komplek tersebut tersebar di empat RT dan menyatu langsung dengan kehidupan masyarakat sekitar.
Beliau juga menyampaikan bahwa pesantren tengah membuka penerimaan murid baru untuk SMP Sains An Najah Purwokerto dengan kuota dua kelas pada tahun pelajaran yang dimulai Juli 2026. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 34 calon murid telah mendaftar. Menurutnya, SMP Sains An Najah hadir sebagai respons terhadap tantangan global dengan mengedepankan tiga pilar utama, yakni penguatan moralitas peserta didik, pemahaman Al-Qur’an, serta penguasaan sains dan teknologi.
Selain itu, Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., juga menyampaikan kabar bahagia atas kelahiran cucu keduanya dari pasangan Najiha Yustika Ghina Puspita dan Muhammad Nailul Muna. Pada kesempatan tersebut, beliau turut memohon doa dan dukungan bagi rencana sang menantu yang akan melanjutkan studi doktoral (S-3) di University of Birmingham, Inggris.
Mewakili seluruh rombongan, Dr. (H.C.) K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A. menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pesantren An Najah. Ia mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Purwokerto kali ini merupakan pertemuan keempatnya dengan Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., dalam berbagai forum berbeda, termasuk kegiatan Gowes Kerukunan yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyumas pada pagi harinya.
Dalam kesempatan tersebut, Lukman Hakim Saifuddin juga mengapresiasi sikap inklusif Pengasuh Pesantren An Najah yang memiliki jejaring pertemanan lintas agama.
“Biasanya para mantan rektor yang hadir ini pertemanannya sesama Ahmad, Fauzi, dan nama-nama Islam lainnya. Namun tidak demikian dengan Pak Roqib. Saat gowes tadi saya melihat kawan-kawannya ada Yohanes, Yosua, dan lainnya,” ujarnya.
Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag., juga membagikan kisah historis mengenai proses penamaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN saizu). Saat masih menjabat sebagai Rektor IAIN Purwokerto (2019) dan mengusulkan nama Prof. K.H. Saifuddin Zuhri sebagai nama universitas yang tengah berproses alih status menjadi UIN, Lukman Hakim Saifuddin sempat merasa keberatan. Sebagai putra Prof. K.H. Saifuddin Zuhri sekaligus Menteri Agama saat itu, ia khawatir usulan tersebut dipersepsikan sebagai kehendak pribadinya.
Namun, setelah meminta pendapat kepada K.H. Mustofa Bisri (Gus Mus) dan K.H. Maimun Zubair (Mbah Mun), keduanya justru mendukung penggunaan nama Prof. K.H. Saifuddin Zuhri dan menilai bahwa menolaknya tidak tepat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan doa penutup yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Mukri, mantan Rektor UIN Lampung sekaligus pengurus PBNU, atas permintaan Lukman Hakim Saifuddin. Doa penutup dipimpin oleh Prof. Dr. Mudzakir, mantan Rektor UIN Kudus.
Silaturahmi ini dihadiri sekitar 30 orang beserta pendamping dari berbagai PTKIN dan UIN Saizu Purwokerto, di antaranya: Dr. (H.C.) K.H. Lukman Hakim Saifuddin, M.A. beserta istri (Menteri Agama RI 2014–2019); Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag. (Pengasuh Pesantren An Najah/UIN Saizu Purwokerto); Prof. Dr. H. Mudhofir beserta istri (UIN Surakarta); Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar beserta istri (UIN Padangsidimpuan); Prof. Dr. Masdar Hilmi beserta istri (UIN Surabaya); Prof. Dr. H. Mukri beserta istri (UIN Lampung / PBNU); Prof. Dr. H. Mudzakir beserta istri (UIN Kudus); Prof. Dr. Hj. Amani Lubis (UIN Jakarta); Prof. Dr. Ilyasin beserta istri (UIN Samarinda); Prof. Dr. Hj. Nurjanah beserta suami (UIN Metro); Nyai Hj. A’la (Sumenep, Madura); Prof. Dr. H. Ridwan beserta istri (UIN Saizu Purwokerto).
Kunjungan silaturahmi ini mencerminkan kuatnya jaringan keilmuan dan ukhuwah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Selain itu, momentum ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat pengembangan Pesantren An Najah sebagai lembaga pendidikan Islam yang berdaya saing global, moderat, dan inklusif. (ANM)
Leave A Comment